Screenshot_7
dinervt news Matikan Televisi Saat Sahur, Lindungi Anak dari Iklan Rokok

Matikan Televisi Saat Sahur, Lindungi Anak dari Iklan Rokok

Beberapa orangtua baiknya tidak untuk menyalakan tv saat sahur waktu Ramadan berbarengan anak-anak. Iklan-iklan yang berseliweran di tv, terlebih iklan rokok di kuatirkan jadi santapan anak-anak.

” Karna iklan rokok masih tetap bisa disiarkan pada jam 21. 30 sampai 05. 00 saat setempat. Penyusunan itu dengan anggapan iklan rokok tak diliat anak-anal karna telah tidur, ” kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Instansi Customer Indonesia (YLKI) Tulus Abadimelalui pesan singkat, Selasa, 16 Mei 2017.

Dia mengatakan anggapan itu tak berlaku karna anak-anak bakal bangun pada awal hari untuk makan sahur serta umumnya ditemani tv yang menayangkan acara spesial Ramadan. ” Pada akhirnya mereka terkena iklan rokok yang disiarkan pada pukul santap sahur, ” tutur Tulus.

Menurut Tulus, industri rokok seperti berniat membombardir iklandi tv pada awal hari waktu Ramadan. Sasarannya terang anak-anak yang bangun awal hari untuk makan sahur.
” Itu hal yang tragis, ” katanya.

Karenanya, YLKI memohon Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melarang keseluruhan penayangan iklan rokok di tv sepanjang Ramadan. Sebagai contoh, Eropa Barat sudah melarang iklan rokok di media elektronik mulai sejak 1960 serta Amerika Serikat mulai sejak 1973.

” Bahkan juga negara-negara penghasil tembakau serta rokok paling besar didunia seperti China, India, Brazil, Bangladesh serta Jepang juga telah melarang iklan, promosi serta sponsor rokok sesudah negaranya meratifikasi atau mengaksesi Konvensi Kerangka Kerja Ingindalian Tembakau, ” tuturnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *