Screenshot_9
dinervt news Mengenang Pak Hasyim Muzadi Oleh Gus Ipul

Mengenang Pak Hasyim Muzadi Oleh Gus Ipul

Untuk ke demikian kalinya kita kehilangan tokoh bangsa. Tokoh yang begitu disadari reputasinya. Nasional serta internasional. Beliau yaitu KH A Hasyim Muzadi. Meninggal dunia hari Kamis (16/3) sesudah sekian hari kesehatannya selalu alami penurunan. Pernah dirawat di RS Lavalette Malang. Keluar serta masuk. Satu hari sebelumnya kepergiannya, Presiden Joko Widodo pernah mengunjunginya dirumah sakit.

Banyak yang almarhum wariskan untuk bangsa Indonesia, terutama warga NU. Perjalanan hidupnya yaitu perjalanan dedikasi yang panjang untuk NU serta bangsa Indonesia. Karakternya yang lembut bikin orang suka dengan kemunculannya. Langkahnya pilih kata dalam bertutur, isyarat tingginya pengetahuan manthiq almarhum. Ia mudah di terima di komunitas apa sajakah lantaran kesederhanaanya serta kurang sukai normalitas. Sebagian anak ideologisnya, kader-kader di Banom NU, memanggilnya Abah.

Penulis mujur pernah bisa bergaul agak intens dengan almarhum. Terlebih mulai sejak Pak Hasyim memimpin PWNU Jawa Timur. Waktu itu, Gus Dur jadi Ketua Umum PBNU. Dalam rangkaian kunjungan Gus Dur ke lokasi Jawa Timur, Penulis sering di ajak temani Gus Dur. Sepanjang lawatan di daerah lumbung NU itu, Gus Dur kerap ditemani Pak Hasyim. Aku kerap mengikuti perjalanan mereka di Jawa Timur. Mulai sejak tersebut pergaulan serta pertemuan Penulis dengan almarhum makin kerap berlangsung.

Terkecuali Gus Dur, Pak Hasyim yaitu tokoh lain yang dilahirlan NU dengan kemahiran dapat ” hidup ” di banyak tempat tidak sama. Terkecuali di kenal lantaran suka berorganisasi, Pak Hasyim juga andal dalam berpolitik. Organisasi kemasyakatan pemuda, organisasi orang-orang serta keagamaan dan organisasi politik, semuanya pernah diselami. Almarhum pernah duduk sebagai anggota DPR Malang dari Fraksi PPP.

Dari demikian catatan perjalanan Pak Hasyim serta sumbangsihnya untuk NU, Islam serta bangsa, ada hal hal dapat jadi pelajaran bernilai untuk kita. Awal, almarhum yaitu tokoh NU yang begitu besar perhatiannya pada bebrapa usaha merberdayakan rakyat bawah. Tiap-tiap program kerja organisasi baru almarhum anggap benar serta baik bila ujungnya yaitu memberdayalan grup orang-orang kecil.

Ke-2, keterlibatannya baik aksi maupun pemikiran, rencana maupun dalam praksis, dalam melindungi keutuhan NKRI. Komitmennya yang sekian tinggi dalam melindungi keutuhan NKRI, dibuktikan dengan kemunculannya dalam beberapa gosip berkaitan ” the integrated Indonesia “. Di bebrapa komunitas resmi ataupun nonformal, dimana dibicaralan mengenai utamanya Indonesia yang utuh, Pak Hasyim senantiasa tunjukkan perannya. Berkaitan ini, banyak tokoh bakal merindukan perhatian, pemikiran fan kemunculannya, saat persatuan serta kesatuan bangsa lagi dipertaruhkan.

Ketiga yaitu kegigihan serta keseriusannya ambillah sisi dalam membuat perdamaian dunia. Kedudukannya sebagai Ketua Umum PBNU sudah mengantarkan Pak Hasyim memimpim sebagian komunitas dunia untuk perdamaian. Misalnya yaitu World Conference on Religion for Peace (WCRP). Atau Islamic Conference for International Scholars (ICIP). Di organisasi ini, Pak Hasyim duduk sebagai Sekretaris Jenderal serta sebagai presiden di WCRP. Lantaran perannya di komunitas serta organisasi kelas dunia itu, Pak Hasyim kerap ada di beberapa daerah ko perseteruan.

Lantaran reputasinya itu, Presiden ke lima RI Megawati Soekarnoputri, tidak memikirkan 2 x saat rekannya, PM Thailand Thaksin Sinawarta, memohon pertolongan. Pada Thaksin, Ibu Mega mengatakan nama Pak Hasyim. Berbarengan Menlu Hassan Wirajuda, Pak Hasyim ada turut mendamaikan banyak daerah yang berkonflik di Thailand. Itu cuma satu diantara, contoh daerah berkonflik dimana Pak Hasyim ada, mudah kita katakan.

Sekian sekelumit pelajaran serta pesan yang bisa Penulis tulis dalam peluang ini. Mudah-mudahan kita bisa meneladani beliau, paling kurang dalam tiga hal diatas. Dalam memberdayakan orang-orang bawah, bermujahadah melindungi serta menjaga NKRI dan senantiasa berkonstribusi untuk kedamaian serta perdamaian dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *