dinervt news Temui Wapres AS, Menlu Retno nyatakan terorisme tak terkait Islam

Temui Wapres AS, Menlu Retno nyatakan terorisme tak terkait Islam

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi lakukan pertemuan segera dengan wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence di Washington DC. Terkecuali mengulas permasalahan perdagangan, terorisme juga jadi pokok pembicaraan ke-2 iris pihak.

Dihadapan Pence, Retno menyebutkan Indonesia jadi satu diantara contoh riil dimana terorisme tak berkaitan agama spesifik. Sebagai satu diantara negara dengan pemeluk Muslim paling besar didunia, negara ini dapat jadi tujuan serangan teroris.

” Indonesia yaitu contoh riil kalau aksi terorisme tak berkaitan dengan agama spesifik. Islam di Indonesia memberi pesan perdamaian serta toleransi serta mencerminkan Islam sebagai rahmat untuk semuanya umat, ” papar Menlu Retno, sekian siaran pers dari Kemenlu yang di terima merdeka. com, Jumat (5/5).

Dalam kaitan ini, Retno mengemukakan nilai-nilai pluralisme serta toleransi adalah softpower serta modal paling utama dalam membendung idiologi radikal serta terorisme. Untuk Indonesia, usaha mendorong nilai toleransi serta serasi dan melawan ideologi radikal terorisme yang bertentangan dengan nilai kebhinekaan, kemajemukan serta jati diri Indonesia yaitu sisi dari kebutuhan nasional.

” Nilai-nilai pluralisme serta toleransi adalah asset bangsa Indonesia yang begitu dikagumi oleh bangsa lain, termasuk juga oleh AS. Kita mesti bangga serta selalu melindungi nilai mulia bangsa yang menjunjung tinggi toleransi serta pluralisme, ” lanjut dalam pertemuannya dengan Pence di Washington DC, Rabu (4/5) tempo hari.

Disamping itu, Pence tetaplah melihat Indonesia sebagai mitra dagang utama untuk AS, begitu juga demikian sebaliknya. Nilai ekspor RI ke negara adidaya itu meraih USD 15, 68 miliar atau setara dengan 11, 94 % market berbagi pada th. 2016. Indonesia dengan 250 juta masyarakat serta jumlah kelas menengah yang selalu jadi bertambah juga jadi pasar besar beberapa produk Amerika.

” Indonesia siap perluas serta perkuat kerja sama yang sama-sama untungkan dengan Amerika Serikat di beberapa bagian, ” tegas Menlu waktu lakukan kunjungan kehormatan pada Wakil Presiden AS, Mike Pence di Washington D. C. (04/05)

Kunjungan ini dikerjakan sebagai balasan atas kehadiran Pence ke Jakarta pada 20-21 April lantas. Satu diantara hal utama sekalian prinsip pertemuan Presiden Jokowi serta Pence yaitu penjajakan mekanisme bilateral dalam bagian perdagangan serta investasi yang sama-sama untungkan untuk Indonesia serta Amerika Serikat.

” Jalinan Perdagangan Indonesia serta Amerika Serikat berbentuk komplementari hingga potensi pengembangan kerja sama perdagangan diantara ke-2 negara begitu terbuka lebar, ” ungkap Retno.

Berkaitan perubahan di lokasi, ke-2 pemimpin mengulas tentang kondisi di semenanjung Korea yang tengah memanas. AS mesti selalu memberi sumbangan yang konstruktif untuk usaha untuk melindungi kestabilan serta keamanan di lokasi begitu utama menyusul kondisi terbaru yang berkembang di Semenanjung Korea.

” Tak ada negara yang diuntungkan bila perseteruan berlangsung di lokasi kita. Tak ada alternatif lain untuk semuanya negara terkecuali mesti menahan diri serta tak bertindak provokasi sekecil apa pun, ” tutup Menlu.

AS adalah mitra dagang RI paling besar ke-4. Pada 2016, nilai perdagangan bilateral RI-AS terdaftar sebesar USD 23, 4 Miliar. AS yaitu investor asing peringkat ke-6 di Indonesia dengan nilai investasi USD 1, 16 milyar yang menyebar dalam 540 proyek.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *